| Home | Posts RSS | Comments RSS | Edit


Custom Search
CO.CC:Free Domain
Tampilkan postingan dengan label speedy. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label speedy. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Januari 2009

Mengamankan web-proxy kita.....

Setelah kita berhasil menggabungkan smoothwall dengan mikrotik. Apabila koneksi kita menggunakan speedy yang memiliki bandwidth uploadnya yang kecil, sudah selayaknya agar kita mengamankan web-proxy ini supaya hanya client lokal kita saja yang menggunakannya. Apabila ada client dari luar (dari WAN) ikut juga menikmati web-proxy ini maka dijamin koneksi inet kita akan loyo dikarenakan Bandwidth upload kita habis terpakai oleh client luar ini....jadi berhati-hati lah!!!
Langkah pengamanan ini sebenarnya tidak hanya diperuntukan bagi pemakai yang menggunakan koneksi speedy (dengan mengeset modem sebagai bridge modem), tetapi juga koneksi yang lainnya, dengan menyesuaikan parameter "in-interface" disesuaikan dengan jenis koneksi WAN-nya.
Kita lanjut ke tujuan utama kita:
  1. Login ke Winbox kemudian masuk ke menu IP-->Firewall-->Filter
  2. Ikuti option-option diatas,untuk jenis koneksi selain speedy tinggal menyesuaikan "in-interface", dimana interface yang digunakan adalah interface mikrotik yang mengarah ke WAN/internet, kemudian pindah ke tab action, diisikan drop.
  3. Langkah ke-2 diulang untuk port-port:3128,808
  4. Selesai

Read More......

Selasa, 13 Januari 2009

Setting Linksys AG241 dan Mikrotik untuk akses speedy

Pengantar...

Kenapa yang digunakan adalah Linksys AG241 tidak yang lain? jawabnya simpel, dikantor saya pakenya ini. Kenapa harus ada mikrotik juga, pake linksys AG 241 juga sudah cukup klo cuma mau share internet? jawabnya simpel juga, karena pengaturan yang "agak" ruwet untuk kebutuhan share internet dikantor dan hal ini tidak dapat dipenuhi oleh sebuah linksys AG241.
Untuk kali ini linksys AG241 difungsikan sebagai bridge, sedangkan dial dilakukan oleh mikrotik. Beberapa hal yang menguntungkan jika dial dengan mikrotik :
  1. Kita dapat memanage mikrotiknya secara langsung. Jika yang dial modem maka kita harus mengeset modem agar memforward ip dari speedy ke ip mikrotik.
  2. Kerja modem tidak terlalu berat sehingga akan berdampak pada penurunan suhu modem (pernah mengalami modem panas ??) dan secara tidak langsung akan berdampak pada umur pemakaian dari modem itu sendiri.
  3. konfigurasi filter yang lebih banyak jika menggunakan mikrotik
disamping keuntungan, juga ada beberepa kerugiannya:
  1. dibutuhkan biaya tambahan untuk pc yang akan diinstall mikrotik.
  2. dibutuhkan keahlian tambahan dalam mengkonfigurasi mikrotik.
  3. dengan ada adanya tambahan device tentunya akan bertambah konsumsi listriknya, dengan kata lain ...tambahan biaya lagi :D
Kebutuhan....
  1. account speedy yang masih aktif....
  2. modem linksys AG241
  3. Pc yang sudah terinstall dengan mikrotik dan modul ppp juga sudah terinstall...
  4. kabel utp yang sudah dipatch straight untuk koneksi dari modem ke mikrotik.
  5. Sebuah PC untuk mengkonfigure modem linksys AG241
Asumsi..

Topologi jaringan :
|Inet|----|Modem|----|Mikrotik|----|switch|----|Client|
  1. Ip modem (standar) :192.168.1.1/255.255.255.0
  2. Ip mikrotik yang mengarah ke modem :192.168.1.2/255.255.255.0
  3. Ip mikrotik yang mengarah ke switch :192.168.0.1/255.255.255.0
  4. Dimikrotik ada minimal 2 buah Lancard, 1 yang mengarah ke modem kita namakan WAN dan 1 lagi yang mengarah ke switch kita namakan LAN

action..

modem AG241.
  1. Modem AG241 dihubungkan dengan PC menggunakan kabel UTP yang sudah disiapkan
  2. IP PC dirubah disesuaikan dengan IP modem, misalkan menjadi :192.168.1.3/255.255.255.0
  3. Modem dihidupkan dengan memasang adaptor ke sumber listrik, dan keluaran adaptor disambungkan ke modem.
  4. Silahkan buka browser kesayangan anda, kemudian isikan 192.168.1.1 di url browser anda, maka akan muncul dialog untuk memasukan username dan password untuk masuk ke dalam menu configurasi modem. Pada keadaan standar isikan username dan password dengan admin
  5. masuk ke tab setup
  6. Setting gambar diatas untuk daerah jakarta tepatnya daerah bekasi, untuk daerah lainnya tinggal menyesuaikan VPI dan VCI saja

Mikrotik

  1. PC dihubungkan ke switch yang terhubung dengan mikrotik (lihat topologi diatas) dan rubah kembali ip PC disesuaikan dengan IP yang ada, misalkan :192.168.0.3/255.255.255.0
  2. Login kedalam mikrotik menggunakan winbox
  3. klik menu ppp, klik tanda plus pilih pppoe client
  4. Pada tab general ini yang diisi hanya bagian interface, dipilih WAN
  5. pindah ke tab dial out
  6. Pada tab dial out, yang diisi hanyalah username dan password saja. isikan username dan password dari account speedy anda.
  7. Dial on demand, jika anda menginginkan mikrotik untuk dial ke speedy jika ada permintaan dari client untuk akses ke internet (cocok untuk account non unlimited) silahkan untuk diceklist. jika menginginkan agar mikrotik selalul terhubung dengan internet silahkan jangan diceklist bagian ini.
  8. add default route, pada mikrotik akan ditambahkan default route yang telah disetting oleh speedy
  9. Untuk Use peer DNS saya tidak begitu mengetahui jadi biarkan tidak diceklist
  10. untuk bagian allow silahkan di checklist semuanya lalu klik OK
  11. Klik menu IP-->firewall pilih tab NAT
  12. Pilih chain :srcnat, src.address:192.168.0.0/24, out.interface=pppoe-out2, kemudian pindah ke tab action
  13. untuk action silahkan pilih: masquerade
selesai,...
silahkan client untuk mencoba browsing..

Read More......

Jumat, 09 Januari 2009

Remote Mikrotik bagi pengguna ip public dynamis....

Pengantar...

Bagi anda sekalian pengguna ISP Tel**m aka Speeda, yang berlangganan paket opis atau paket lainnya yang diberikan IP dinamis dan menggunakan Mikrotik sebagai routernya ( jadi modem ADSL diconfigure sebagai "Bridge Mode only" dan dial dilakukan oleh mikrotik) dan berhasrat untuk meremote mikrotiknya dari jaringan internet, tentunya akan kesulitan. Dikarenakan IP yang berubah jika modem/mikrotiknya direstart.
Dengan bantuan sebuah website (disini websitenya) kita dapat meremote mikrotik kita tanpa perlu memikirkan berapa ip account speda kita.....

Action...
Sebelum action dilakukan diasumsikan bahwa tidak ada masalah dalam hal koneksi internetnya dimana yang dial adalah mikrotik..
Selanjutnya silahkan buat account di website tadi, buat sebuah subdomain yang ditawarkan diwebsite tersebut dan aktifkan service dns-nya.
Untuk mengetesnya silahkan ping subdomain yang baru anda buat tadi...klo berhasil akan ada reply dari ip account speda anda
Setelah account dibuat (berarti anda telah memiliki username dan password untuk website tersebut) kita beralih ke mikrotik....

Mikrotik...
Login ke Mikrotik anda melalui winbox...
Masuk kemenu /System/Scripts...
Klik add....dan masukan script ini :
Untuk mikrotik v2.9.xx

:log info "DDNS: Begin"

:global ddns-user "YOURUSERID"
:global ddns-pass "YOURPASSWORD"
:global ddns-host "*1"
:global ddns-interface "EXACTINTERFACENAME"

:global ddns-ip [ /ip address get [/ip address find interface=$ddns-interface] address ]

:if ([ :typeof $ddns-lastip ] = nil ) do={ :global ddns-lastip 0.0.0.0/0 }

:if ([ :typeof $ddns-ip ] = nil ) do={

:log info ("DDNS: No ip address present on " . $ddns-interface . ", please check.")

} else={

:if ($ddns-ip != $ddns-lastip) do={

:log info "DDNS: Sending UPDATE!"
:log info [ /tool dns-update name=$ddns-host address=[:pick $ddns-ip 0 [:find $ddns-ip "/"] ] key-name=$ddns-user key=$ddns-pass ]
:global ddns-lastip $ddns-ip

} else={

:log info "DDNS: No change"

}

}

:log info "DDNS: End"
Untuk Mikrotik v3.x.x
# Define User Variables
:global ddnsuser "CHANGEIPUSERID"
:global ddnspass "CHANGEIPPASSWORD"
:global ddnshost "FREEHOSTNAME.TOUPDATE.TLD"

# Define Global Variables
:global ddnsip
:global ddnslastip
:if ([ :typeof $ddnslastip ] = nil ) do={ :global ddnslastip "0" }

:global ddnsinterface
:global ddnssystem ("mt-" . [/system package get system version] )

# Define Local Variables
:local int

# Loop thru interfaces and look for ones containing
# default gateways without routing-marks
:foreach int in=[/ip route find dst-address=0.0.0.0/0 active=yes ] do={
:if ([:typeof [/ip route get $int routing-mark ]] != str ) do={
:global ddnsinterface [/ip route get $int interface]
}
}

# Grab the current IP address on that interface.
:global ddnsip [ /ip address get [/ip address find interface=$ddnsinterface ] address ]

# Did we get an IP address to compare?
:if ([ :typeof $ddnsip ] = nil ) do={
:log info ("DDNS: No ip address present on " . $ddnsinterface . ", please check.")
} else={

:if ($ddnsip != $ddnslastip) do={

:log info "DDNS: Sending UPDATE!"
:log info [ :put [/tool dns-update name=$ddnshost address=[:pick $ddnsip 0 [:find $ddnsip "/"] ] key-name=$ddnsuser key=$ddnspass ] ]
:global ddnslastip $ddnsip

} else={
:log info "DDNS: No update required."
}

}

# End of script
Kemudian beri nama script sesuai dengan keinginan anda, lalu klik OK
Setelah script dibuat selanjutnya kita membuat scheduller, agar secara periodik mikrotik kita mengupdate subdomain yang dibuat di website "tersebut".
Masih di winbox, masuk ke menu /system/scheduler :
Klik add...
beri nama schedulernya....
atur tanggal dimulainya scheduler....
atur jamnya....
atur periodenya...mau setiap menit..setiap jam atau setiap hari....

Pada bagian On Event, tuliskan nama script yang anda buat tadi.

Selesai,
selamat mencoba.


Script didapet dari sini

Read More......
 
from my XP © Template Design by Herro