Buat yang berkecimpung di dunia jaringan komputer sudah tidak asing dengan namanya DNS resolver. Tanya mbah google aja ya tentang apa itu DNS resolver? :D
Bagi saya yang telah terbiasa dengan DNS resolver bawaan mikrotik (dulu pakenya karena segi kepraktisan saja, tidak ada yang lain :D ), sejalan dengan bertambahnya cpu untuk kepentingan pengaturan internet kantor (tambah satu buat Proxy, saya pake OS FreeBSD yang didalamnya ditanam Lusca HEAD cache) ditambah racun dari
forum mikrotik indonesiamaka diputuskan untuk mencobanya. Untuk caranya (dalam hal ini di FreeBSD) bisa merujuk ke link tadi atau bisa dilihat di hasil copas ini (credit to bro siber @ forummikrotik[dot]com) :
cara install :
cd /usr/ports/dns/unbound
make config (centang Libevent & Thread)
make install clean
cd /usr/local/etc/unbound
fetch ftp://FTP.INTERNIC.NET/domain/named.cache
unbound-control-setup
chown unbound:wheel unbound_*
chmod 440 unbound_*
mkdir /usr/local/etc/unbound/dev
echo "devfs /usr/local/etc/unbound/dev devfs rw \
0 0" >> /etc/fstab
echo 'unbound_enable="YES"' >> /etc/rc.conf
echo 'devfs_set_rulesets="/usr/local/etc/unbound/dev=unbound_ruleset"' \
>> /etc/rc.conf
cara config:
verbosity: 5
statistics-interval: 120
num-threads: 2
interface: 0.0.0.0
outgoing-range: 512
num-queries-per-thread: 1024
msg-cache-size: 16m
rrset-cache-size: 32m
msg-cache-slabs: 4
rrset-cache-slabs: 4
cache-max-ttl: 86400
infra-host-ttl: 60
infra-lame-ttl: 120
infra-cache-numhosts: 10000
infra-cache-lame-size: 10k
do-ip4: yes
do-ip6: no
do-udp: yes
do-tcp: yes
do-daemonize: yes
access-control: 0.0.0.0/0 allow
access-control: 127.0.0.0/8 allow
chroot: "/usr/local/etc/unbound"
username: "unbound"
directory: "/usr/local/etc/unbound"
#logfile: "/usr/local/etc/unbound/unbound.log"
#use-syslog: yes
logfile: ""
use-syslog: no
pidfile: "/usr/local/etc/unbound/unbound.pid"
root-hints: "/usr/local/etc/unbound/named.cache"
identity: "DNS"
version: "1.0"
hide-identity: yes
hide-version: yes
harden-glue: yes
do-not-query-address: 127.0.0.1/8
do-not-query-localhost: yes
module-config: "iterator"
local-zone: "localhost." static
local-data: "localhost. 10800 IN NS localhost."
local-data: "localhost. 10800 IN SOA localhost. \
nobody.invalid. 1 3600 1200 604800 10800"
local-data: "localhost. 10800 IN A 127.0.0.1"
local-zone: "127.in-addr.arpa." static
local-data: "127.in-addr.arpa. 10800 IN NS localhost."
local-data: "127.in-addr.arpa. 10800 IN SOA localhost. \
nobody.invalid. 2 3600 1200 604800 10800"
local-data: "1.0.0.127.in-addr.arpa. 10800 IN PTR localhost."
local-zone: "xxxxx.net." static
local-data: "xxxxx.net. 86400 IN NS ns1.xxxxx.net."
local-data: "xxxxx.net. 86400 IN NS ns2.xxxxx.net."
local-data: "xxxxx.net. 86400 IN SOA xxxxx.net. \
hostmaster.xxxxx.net.net. 3 3600 1200 604800 86400"
local-data: "xxxxx.net. 86400 IN A 172.16.17.2"
local-data: "www.xxxxx.net. 86400 IN A 172.16.17.2"
local-data: "ns1.xxxxx.net. 86400 IN A 172.16.17.2"
local-data: "ns1.xxxxx.net. 86400 IN A 172.16.17.20"
local-data: "mail.x.x.x.net. 86400 IN A 192.168.70.1"
local-data: "xxxxx.net. 86400 IN MX 10 mail.xxxxx.net."
local-data: "xxxxx.net. 86400 IN TXT v=spf1 a mx ~all"
local-zone: "17.16.172.in-addr.arpa." static
local-data: "17.16.172.in-addr.arpa. 10800 IN NS xxxxx.net."
local-data: "17.16.172.in-addr.arpa. 10800 IN SOA xxxxx.net. \
hostmaster.xxxxx.net. 4 3600 1200 604800 864000"
local-data: "2.17.16.172.in-addr.arpa. 10800 IN PTR xxxxx.net."
local-data: "3.17.16.172.in-addr.arpa. 10800 IN PTR nms.xxxxx.net."
local-data: "4.17.16.172.in-addr.arpa. 10800 IN PTR sadewa.xxxxx.net."
forward-zone:
name: "."
forward-addr: 202.155.x.x
forward-addr: 202.155.x.x
remote-control:
control-enable: yes
control-interface: 127.0.0.1
control-port: 953
server-key-file: "/usr/local/etc/unbound/unbound_server.key"
server-cert-file: "/usr/local/etc/unbound/unbound_server.pem"
control-key-file: "/usr/local/etc/unbound/unbound_control.key"
control-cert-file: "/usr/local/etc/unbound/unbound_control.pem"
cara pakai:
arahkan semua client untuk menggunakan DNS server dengan IP dimana unbound diinstall, semisal unbound diinstall di komputer dengan IP 192.168.0.200, maka DNS komputer client di isi dengan ip 192.168.0.200
happy oprek
Read More......
Setelah sekian lama gak tulis-tulis (akibat lupa username dan password ke blog ini) sekarang mencoba menuangkan kembali pengalaman saya. Ini adalah yang pertama pasca ketemunya username dan passwordnya :D
Sebenarnya sudah banyak yang mengulas bagaimana cara menginstall freebsd ke hardisk. Anda bisa "sowan" ke simbah google, salah dua nya yang menurut saya simple ada disini
1. www.freebsd.org
2. freebsd.or.id
secara garis besar menginstall freebsd ke hardisk meliputi beberapa bagian besar yaitu:
1. pemilihan setup
2. pemilihan partisi.
3. pemilihan file system & swap (labeling)
4. pemilihan source
5. memulai proses instalasi
Read More......
Pada kesempatan ini saya ingin menuangkan ide saya, dari hasil percobaan di tiga tempat. Ide mengenai pembagian bandwidth internet. Idenya adalah sebagai berikut, saya menginginkan agar aktifitas browsing mendapatkan bandwidth yang memadai tetapi tidak untuk aktifitas donlot, p2p dan watching video streaming.
Untuk keperluan tersebut saya menggunakan mikrotik dan squid proxy yang jalan di freebsd.Mikrotik digunakan sebagai pembatas global, dalam percobaan saya memberikan bandwidth donlot sebesar 256Kbps per klien dan upload saya batasi 32Kbps. Sedangkan squid disamping sebagai cache saya manfaatkan fungsi delay pools nya untuk menangkap aktifitas donlot extension tertentu. Untuk aktifitas donlot extension tertentu saya berikan speed 9 KBps atau setara 72Kbps.
Alasan mengapa untuk browsing diberikan sebesar 256Kbps karena saya beranggapan untuk aktifitas browsing kebutuhan bandwidthnya adalah fluxtuatif alias naik turun dan tidak kontinu, sedangkan untuk donlot dia bersifat kontinu. Namun untuk penggunaan browsing yang agresif mungkin nilai 256Kbps perlu diturunkan, karena walaupun fluxtuatif jika agresif maka kesannya juga seperti kontinu.
Untuk setting detailnya....menyusul, setelah didapatkan hasil yang pas...
Read More......
Penasaran dengan mesin FreeBSD, akhirnya diputuskan untuk mencobanya. Didonlotlah FreeBSD 7.1 kemudian didalamnya di pasang squid 2.7 Stable7. Mesin sekarang (pada saat tulisan ini ditulis) sudah mulai unjuk performanya, nanti klo cachenya udah gede diatas 10 Giga baru saya akan tulis step-stepnya saya membangun mesin squid ini.
Sebagai tambahan untuk mesin yang sekarang saya menggunakan 3 buah hardisk, 1 hardisk 40 Giga untuk sistem dan cache (20 Giga untuk cachenya) dan 2 buah hardisk 10 Giga juga buat cache. Sebelumnya sewaktu menggunakan smoothwall saya menggunakan hardisk SATA, sekarang saya mencoba menggunakan hardisk tua di mesin freebsd.
Dengan memory yang saya turunkan juga yang awalnya 2 GB sekarang menjadi 512MB.
Intinya saya menginginkan dengan hardware yang winimal namun mudah-mudahan akan menghasilkan yang maksimal.....amin
Read More......